Jatuh

Beginikah rasanya jatuh?

Tiba-tiba saja.

Cepat saja.

Dan tiba-tiba kakimu terkilir dan terluka.

Awalnya tidak sakit.

Tapi lama kelamaan sakit itu mulai terasa.

Dan kau susah untuk berjalan.

Dan terasa nyeri di kakimu.

Kamupun sulit melangkah.

Dan mencoba mencari pegangan.

Tapi kadang pegangan itu tidak ada.

Tapi kau harus terus berjalan.

Kau harus tetap melangkah.

Karena kau tidak ingin hanya diam dan stagnan.

Karena kau ingin berpindah.

Sesakit apapun yang kau rasa.

Kau harus tetap berjalan.

*Setelah jatuh dari tangga, kaki kananku nyeri dan sulit digerakkan. Tapi aku harus terus berjalan kan?

240711

posted under | 0 Comments

Sesungguhnya Saya Hanya Merasa Takut

Sekarang saya sadar.
Sesungguhnya saya tidak pernah benar-benar membencinya.
Saya menjauh dan pergi.
Saya tidak mau mendengar suaranya lagi.
Saya tidak mau bertemu dengannya lagi.
Semuanya karena saya takut.
Saya takut mencintainya lagi.
Saya hanya takut.
Dan perasaan inipun menjadi sangat rumit.
Antara kerinduan dan keinginan melupakan.
Antara mendendam dan memaafkan.
Antara cinta dan benci.
Mendadak saya tidak bisa memilih.
Mendadak saya buta akan perasaan saya sendiri.
Semuanya menjadi rumit dan semakin rumit.

posted under | 0 Comments

Persis

Saya tak mau bertemu dengan seseorang walau saya merindukannya dengan sangat, hanya karena jika saya melihatnya lagi, saya takut kehilangan lagi.
(Fajar Nugros - Si Badut, Orang Gila dan Bapak Presiden)

Dilarang Kangen!!

Dari tadi dia itu mondar-mandir di kamarnya. Duduk, berdiri, tidur, berdiri lagi, duduk lagi, tidur lagi. Semua itu dia lakukan berulang-ulang. Ada gelisah yang sedang bertempat tinggal di hatinya. Ada sekumpulan resah yang memukul-mukul dadanya. Perasaannya sedang tidak tenang.


Rindu.

Kata-kata itu tiba-tiba muncul lagi di hatinya. Sudah begitu lama dan hampir saja hatinya membeku. Tapi sekarang tiba-tiba kebekuan itu mencair lagi entah oleh apa dan entah bagaimana. Tiba-tiba saja.

Rindu itu perasaan yang manusiawi, dia sangat sadar hal itu. Tapi kerinduannya kali ini terasa begitu salah. Dia membencinya. Dia membenci dirinya sendiri yang selalu seperti ini.


Tapi pada dasarnya rindu itu sesuatu yang manusiawi kan?

Karena kita berperasaan maka kita punya kerinduan. Iya kan?

Jadi apakah sebentuk hati salah bila merindukan?

Salahkah?



how many times ? i alone in here

thinking about you when i should be with you my dear

don't understand why i put myself through all this pain

when you're the reason why i sit here going insane

and i tried my best not to think of the past

but i won't forget what we both use to call true love

when i wake up in the morning and [s]he's not here

i just can't accept the fact that these are my tears


and i hate missing you, i hate missing you

tried to block it out my mind but it's just a waste of time

because i'm missing you, yes i do i hate missing you


memories of you just won't seem to go away

i tried to block it out every single day

my heart is heavy with the things that you use to say

now in the back of my mind the argument just replays

and i tried my best not to think of the past

but i won't forget what we both use to call true love

when i wake up in the morning and she's not here

i just can't accept the fact that these are my tears


and i hate missing you, i hate missing you

tried to block it out my mind but it's just a waste of time

because i'm missing you, yes i do i hate missing you

(Corte Ellis - I Hate Missing You)

posted under | 0 Comments

Ibunya Sudah Tidak Ada

Pagi ini jam 07.45 handphone saya berdering. Nada dering nostalgia yang selalu saja mengagetkan. Kring! kring! kring! Waktu itu saya sedang sarapan pagi di bawah sedangkan handphone saya berada di atas. Maka tanpa pikir panjang saya berlari-lari membawa piring saya ke atas dan segera melihat siapa yang menelpon.
0856553005xx nomer itu lagi. Nomer yang sampai kapanpun saya tidak akan pernah mau bicara dengannya. Maka dengan ketus saya menekan tombol tolak. Maka berhentilah suara dering nostalgia itu. Dan beberapa saat kemudian sebuah pesan masuk.
"Chi ibuku ga da Chi" sebuah pesan dengan nomor yang sama.
Ibunya ga ada? meninggal? Saya masih ragu akan kebenaran kata-katanya mengingat betapa seringnya dia membohongi saya. Maka sayapun membalas pesan tersebut.
"
G da kmn?" Pertanyaan yang terkesan bodoh kan? Tapi saya takut dia tipu lagi.
"
Di panggil yang di atas" jawabnya. Ternyata benar. Ibunya meninggal. Maka sayapun membalas.
"
Innalillahi wa inaillahirojiun. aku turut bersedih" itu saja.
"
Makasih cih" itu sms terakhirnya dan saya tidak membalasnya lagi.

Kau yang disana, pemilik nomor telepon itu. Maaf aku tidak akan datang ke rumahmu untuk mengucapkan bela sungkawa. Bukannya aku jahat. Bukan aku tidak berperasaan. Justru karena aku sangat berperasaan dan aku sangat peka. Aku tidak bisa datang. Aku tidak bisa melihatmu lagi. Aku tidak bisa dan tidak mau bertemu denganmu lagi. Maaf. Dari sini kudoakan semoga kau tabah dan semoga kau berubah dengan ini.
Itu saja.

210711

posted under | 0 Comments

Mudah Saja




Mudah Saja

Lucia Dwi E

"Apa kabar?"

Sepotong kata tanya kau bebaskan di udara. Memenuhi kamarku, memantul-mantul di dinding yang begeming. Jam tua menggantung di sebelah pigura coklat berisi kata mutiara ''love is so short, forgeting is so long'' itu kata-kata Neruda. Jarum jam yang pendek dan gendut menunjuk angka 12 sedangkan jarum yang kurus panjang menunjuk angka 3.

Di luar sudah gelap. Hawa dingin merasuk lewat kulitku lalu menembus hatiku. Di luar dingin, aku menggigil.

Sepotong kata tanya "Apa kabar?" yang kau ucapkan dari seberang sana terdengar sangat menyakitkan. Apalagi kata itu keluar dari bibirmu dengan nada datar tanpa perasaan.

"Apa kabar?"

Aku tahu perpisahan ini begitu mudah untukmu. Sangat mudah bagimu untuk pergi meninggalkanku. Tapi bagiku tak pernah mudah. Tak akan pernah mudah andai kau tahu Fir..

***

Cintamu ga akan pernah membebaskanku

Bagaimana mungkin aku terbang mencari cinta yang lain saat sayap-sayapku telah patah karenamu Cintamu akan tetap tinggal bersamaku hingga akhir hayatku

Kau pernah mengirim pesan singkat itu. Pesan yang membuatku melayang-layang di udara saking bahagianya, saking tersanjungnya. Aku mencintaimu. Sangat.

Aku mencintaimu tanpa tahu apa dan bagaimana. Aku hanya tahu hatiku mencintaimu. Itu saja. Tak perlu alasan karena bagitu tidak perlu ada alasan untuk mencintai.

Dulu kukira kau mencintaiku dengan tulus sebagaimana aku mencintaimu. Kukira sayapmu benar-benar telah patah untukku. Tapi aku salah. Jika ada seseorang dengan sayap patah. Itu adalah aku. Aku telah mematahkan sayapku sendiri untukmu tapi kau malah terbang mencari cinta lain.

Malam itu adalah malam paling kejam. Malam saat kau membuka semua topeng yang kau pakai.

“Aku tidak pernah mencintaimu Za. Selama ini aku hanya memanfaatkanmu. Aku hanya mempermainkanmu. Saat aku bilang aku mencintaimu. Semua itu palsu. Aku hanya berpura-pura. Selamat tinggal.”

Dan detik itu juga langit seperti runtuh dan hatiku menyerpih.

Tidakkah kau mengerti? Tidakkah kau rasakan betapa besar gelombang cinta yang kukirimkan?Ah! Sepertinya kau memang tidak mengerti. Kau tidak akan pernah mengerti dan kau tidak akan pernah merasakannya. Karena kau tercipta tanpa hati. Kau tidak punya hati.

Dan malam ini setahun setelah kau pergi. Kau dengan tanpa rasa bersalah bertanya “apa kabar?

“Apa kabar? Tidak semudah itu Fir. Semuanya tidak pernah mudah bagiku.

Dan kaupun tidak berhak menanyakan kabarku setelah apa yang kau lakukan.

Kau tidak berhak!! Karena aku tidak pernah baik saja setelah semua yang kau lakukan padaku.

Tuhan
Aku berjalan menyusuri malam
Setelah patah hatiku
Aku bedoa semoga saja
Ini terbaik untuknya

Dia bilang
Kau harus bisa seperti aku
Yang sudah biarlah sudah

Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja.. Cintamu seperti cintaku

Selang waktu berjalan kau kembali datang
Tanyakan keadaanku

Ku bilang
Kau tak berhak tanyakan hidupku
Membuatku semakin terluka

Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Coba saja lukamu seperti lukaku

Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Kau tak berhak tanyakan keadaanku
Mudah saja bagimu
Mudah saja untukmu
Andai saja cintamu seperti cintaku

Mudah saja...

(SO7-mudah saja)

210711



posted under , | 0 Comments

Kukira

Sebuah cerita akan menemukan jalannya bila kita menuliskannya.

posted under , | 0 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Followers

    Menulislah! Selama kamu tidak menulis, kamu akan hilang dalam arus pusara sejarah

    Menulislah! Selama kamu tidak menulis, kamu akan hilang dalam arus pusara sejarah

Recent Comments